Mengenal Object dalam Pemrograman Javascript
Mengenal Object dalam Pemrograman Javascript
Javascript merupakan pemrogrmana berorientasi object, di javascript banyak hal adalah object, dari fitur inti javascript seperti string, array sampai API browser dibangun atas javascript. Pada kesempatan ini kita akan belajar sedikit prihal object dalam object javascript. Disini kita akan belajar apa itu DOM, BOM, Object, String, Manipulasi Object String, Object Array.
1. DOM
Apa itu DOM? DOM singkatan dari " Document Object Model ", Suatu object dokumen model merupakan interface suatu halaman web yang dapat mewakili suatu dokumen html dan dapat memanipulasi data dalam berbagai macam bentuk dokumen html.
Dari gambar diatas bisa kita simpulkan bahwa dom mempunyai child dan parrent, tag head merupakan parrent dari title, dan title adalah child dari tag head.
2. BOM
BOM (Browser Object Model) berfungsi selayaknya DOM, cuma bedanya DOM dengan BOM adalah BOM merupakan object window.
Contoh :
// DOM
document.getElementsByClassName('contoh')
// BOM
window.document.getElementsByClassName('contoh')
Beberapa properti yang digunakan dalam BOM :
- window.document
- window.history
- window.innerHeight or window.innerWidth
- window.screen
- window,navigator
- window.navigator.cookieEnabled
- window.location
3. Object String
Dalam pemrograman javascript, string adalah suatu object yang merupakan kumpulan dari element/karakter yang diapit oleh tanda petik ('') atau (""). Dalam javascript ada beberapa metode untuk memformat suatu text, diantaranya sebagai berikut:
- anchor(name)
- big()
- blink()
- bold()
- fixed()
- fontcolot(warna)
- fontsize(size)
- italics()
- link(url)
- small()
- strike()
- sub()
- sup()
- toLowerCase()
- toUpperCase()
contoh 1 :
var text = "Nama saya Andi Rian"
document.write(text.toLowerCase())
// output : nama saya andi rian
pada contoh 1 kita bisa mengubah text atau huruf besar menjadi huruf kecil dengan fungsi " toLowerCase() "contoh 2 :
var text = "Nama saya Andi Rian"
document.write(text.toLowerCase())
// output : NAMA SAYA ANDI RIAN
pada contoh 2 kita bisa mengubah variable berisi text atau huruf kecil menjadi huruf besar dengan fungsi " toUpperCase() ".4. Object Array
Apa itu array? array adalah daftar atau kumpulan nilai yang berurutan. Untuk membuat array kalian bisa menggunakan square breaket " [ ] " seperti contoh :
var daftarsiswa_xrpla = []
kalian juga dapat membuat array menggunakan array constructor seperti pada contoh berikut :
var daftarsiswa_xrpla = new Array()
kedua contoh diatas adalah cara yang sama untuk membuat array kosong, tapi ane sarankan untuk menggunakan cara pertama dikarenakan bisa mempercepat waktu penulisan kodingan anda. Array bukanlah tipe data primitif tetapi merupakan sebuah built-in object. Kalian bisa menggunakan fungsi " typeof() " seperti berikut :
var daftarsiswa_xrpla = []
console.log(typeof(daftarsiswa_xrpla))
//output : object
kita juga dapat memberi nilai suatu array, perhatikan contoh berikut:
var daftarsiswa_xrpla = ['Ajid Solehudin', 'Dafi Jaki', 'Fajar Maulana', 'Ibnu Syawal']
Kita bisa memasukan nilai array bernilai tipe data javascript, seperti hal-nya kita bisa memasuka nilai arrray menggunakan boolean, string, integer, undefined, null. contoh :
var daftarsiswa_xrpla = [10, 'Iqbal Rakha Ramadhan', true, undefined, null]
Fungsi-fungsi array sebagai berikut :- pop()
- push()
- shift()
- unshift()
a. Fungsi Pop
Fungsi yang dimana kalian bisa menghapus element terakhir didalam array menggunakan metode pop, perhatikan contoh berikut :
var daftarsiswa_xrpla = ['Ajid Solehudin', 'Dafi Jaki', 'Fajar Maulana', 'Ibnu Syawal']
daftarsiswa_xrpla.pop() // menghapus element terakhir dalam array
console.log(daftarsiswa_xrpla)
// output : ['Ajid Solehudin', 'Dafi Jaki', 'Fajar Maulana']
sekarang siswa bernama ibnu syawal sudah tidak ada, dikarnakan sudah dihapus sebelumnya menggunakan fungsi pop().b. Fungsi Push
Fungsi dimana kalian bisa menambahkan nilai kedalam array pada posisi terakhir, perhatikan contoh berikut :
var daftarsiswa_xrpla = ['Ajid Solehudin', 'Dafi Jaki', 'Fajar Maulana']
daftarsiswa_xrpla.push('Ibnu Syawal') // menambahkan element terakhir dalam array
console.log(daftarsiswa_xrpla)
// output : ['Ajid Solehudin', 'Dafi Jaki', 'Fajar Maulana', 'Ibnu Syawal']
c. Fungsi Shift
Fungsi ini bekerja seperti halnya fungsi pop, dimana fungsi ini digunakan untuk menghapus element pertama dari nilai yang berada didalam array, perhatikan contoh berikut:
var daftarsiswa_xrpla = ['Ajid Solehudin', 'Dafi Jaki', 'Fajar Maulana', 'Ibnu Syawal']
daftarsiswa_xrpla.shift() // menghapus element pertama dalam array
console.log(daftarsiswa_xrpla)
// output : ['Dafi Jaki', 'Fajar Maulana', 'Ibnu Syawal']
d. Fungsi Unshift
Fungsi yang dimana kita bisa menambahkan nilai kepada array, hampir sama dengan fungsi push, dengan fungsi unshift kita menambahkan nilai-nya pada element pertama, perhatikan contoh berikut:
var daftarsiswa_xrpla = ['Dafi Jaki', 'Fajar Maulana', 'Ibnu Syawal']
daftarsiswa_xrpla.unshift('Ajid Solehudin') // menghapus element pertama dalam array
console.log(daftarsiswa_xrpla)
// output : ['Ajid Solehudin', 'Dafi Jaki', 'Fajar Maulana', 'Ibnu Syawal']
Cukup sekian artikel Mengenal Object dalam Pemrograman Javascript, kurang lebihnya mohon dimaafkan, bila ingin bertanya-tanya silahkan cantumkan komentar kalian ya '-
Wassalamualaikum.


hatur nuhun kang
BalasHapus